Kenali Faktor Penyebab Hipertensi Serta Cara Mengatasinya

Faktor penyebab hipertensi tanpa disadari sering dialami banyak orang. Penyakit ini sering disebut tekanan darah tinggi menjadi masalah kesehatan pada usia muda juga orang dewasa. Orang dengan kesibukan tinggi berpotensi lebih tinggi terserang penyakit ini. Apabila tidak segera di atasi maka berpotensi mengakibatkan penyakit serius.

Komplikasi penyakit akibat hipertensi membahayakan keselamatan jiwa seseorang. Sebab mereka lebih rentan terkena serangan jantung, stroke bahkan berakhir kematian. Untuk mengetahui apakah seseorang terserang hipertensi maka diperlukan pemeriksaan tekanan darah. Disarankan bagi orang dewasa selalu memantaunya atau minimal setiap lima tahun sekali.

Hasil pengukuran ditampilan dalam bentuk dua angka. Angka atas merupakan tekanan sistolik mewakili pembuluh darah saat jantung berdetak. Sementara angka kedua mewakili tekanan pembuluh darah saat jantung sedang beristirahat. Penderita hipertensi memiliki hasil pengukuran angka sistolik lebih dari 140 mmHg kemudian diastoliknya melebihi 90 mmHg.

Kenali Faktor Penyebab Hipertensi Serta Cara Mengatasinya
Kenali Faktor Penyebab Hipertensi Serta Cara Mengatasinya

Faktor Penyebab Hipertensi Secara Umum

Berikut ini beberapa penyebab tekanan darah tinggi, yaitu:

  1. Mengonsumsi garam dalam jumlah berlebihan

Mengonsumsi garam harus dilakukan secara bijak, jika jumlahnya kelebihan maka berpotensi mengakibatkan hipertensi. Selain itu jumlah natrium dalam tubuh bisa meningkat sehingga membuat ginjal mengalami kesulitan untuk membuang sisa cairan dari dalam tubuh. Oleh sebab itu terjadi penumpukan cairan secara berlebihan.

Tekanan berlebihan pada dinding pembuluh darah arteri juga bisa terjadi akibat konsumsi garam berlebihan. Selain itu bagian arteri menjadi lebih tebal serta semakin sempit sehingga tekanan darah naik. Kondisi tersebut membuat arteri tersumbat hingga menghambat aliran darah ke organ penting seperti otak serta jantung.

Setiap harinya jumlah asupan garam yang dianjurkan hanya sebanyak 6 gram. Mengurangi asupan tersebut bisa menurunkan risiko penyakit stroke hingga 14 persen. Selain itu juga berpeluang mengurangi serangan jantung coroner mencapai 9 persen.

  1. Sering mengalami stress

Faktor penyebab hipertensi selanjutnya yakni sering mengalami stress. Ketika merasakan stress maka tubuh akan melepaskan hormone kortisol sehingga meningkatkan kinerja jantung. Hormone tersebut bisa membuat pembuluh darah menjadi sempit sehingga terjadi hipertensi. Dampak stress terhadap tekanan darah pada dasarnya bersifat sementara.

Setelah stress mampu diatasi maka tekanan darah seseorang akan kembali normal. Akan tetapi jika seseorang sering mengalami stress berkepanjangan maka risiko terserang hipertensi akut lebih besar. Terlebih jika disertai gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol atau konsumsi makanan tidak sehat.

  1. Malas bergerak

Hipertensi paling besar disebabkan karena seseorang malas untuk bergerak. Hal ini cenderung membuat detak jantung seseorang menjadi lebih cepat sehingga jantung harus memompa darah secara berlebihan. Akhirnya mengakibatkan peningkatan tekanan darah. Untuk itu setiap orang selalu disarankan berolahraga.

Aktifitas tersebut dapat menurunkan risiko hipertensi sebab organ jantung berdetak lebih stabil serta tidak akan memompa darah secara berlebihan. Banyak sekali pilihan olahraga ringan untuk dilakukan seperti berjalan santai, berenang, atau aerobik. Hendaknya selalu berolahraga secara teratur minimal tiga kali dalam seminggu.

Kenali Faktor Penyebab Hipertensi Serta Cara Mengatasinya
Kenali Faktor Penyebab Hipertensi Serta Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Penyakit Hipertensi dengan Mudah

Ada beberapa cara untuk mengatasi tekanan darah tinggi, yaitu sebagai berikut:

  1. Menjaga berat badan

Faktor penyebab hipertensi juga karena obesitas atau kelebihan berat badan. Bagi penderita obesitas disarankan untuk menurunkan berat badan sehingga risiko terkena hipertensi menurun. Setiap penurunan berat badan biasanya akan diikuti dengan penurunan tensi. Ukurlah lingkar pinggang anda sebagai acuan terkena obesitas atau tidak.

  1. Konsumsi makanan sehat

Makanan berpengaruh besar pada kondisi kesehatan seseorang. Jika telah menderita hipertensi disarankan menghindari makanan instan. Lebih disarankan untuk mengonsumsi sayuran hijau, beras merah, roti gandum, serta olahan susu rendah lemak. Ubahlah pola makan secara perlahan agar bisa konsisten.

  1. Batasi jumlah garam

Kementerian Kesehatan telah menyarankan porsi konsumsi garam setiap hari tidak melebih satu sendok teh. Hindari konsumsi makanan mengandung garam tinggi seperti makanan kaleng, frozen food, serta juga makanan cepat saji. Gantilah cita rasa asin menggunakan bahan alami non garam seperti rempah-rempah.

  1. Berhenti merokok

Rokok sering disepelekan sebagai pemicu hipertensi. Kandungan nikotin dalam rokok tidak hanya mengakibatkan tekanan darah melonjak naik namun juga berakibat buruk pada organ tubuh seperti paru-paru, jantung serta ginjal. Agar bise menyembuhkan hipertensi maka penderita disarankan segera berhenti merokok.

  1. Batasi konsumsi kafein

Kopi, teh, cokelat serta makanan lain mengandung kafein hendaknya dibatasi. Mengonsumsinya secara berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah hingga 10 mmHg jika seseorang tidak terbiasa mengonsumsinya. Namun kafein tidak akan berpengaruh pada orang terbiasa minum kopi atau teh. Untuk itu konsumsi secara bijak minuman mengandung kafein.

Penderita hipertensi dituntut untuk mengubah gaya hidup lebih sehat agar bisa sembuh. Luangkan waktu untuk beristirahat serta sebisa mungkin buatlah pikiran selalu rileks. Usahakan selalu memonitor tekanan darah dengan cara mengukurnya secara teratur. Jika perlu konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui faktor penyebab hipertensi.